Jumaat, 13 Ogos 2010

Ingin aku kongsikan, menitik air mataku walaupun banyak kali aku mengulanginya

Khas Buat Insan yang aku sayang selepas Keluarga dan sahabat-sahabatku

Surat ku Buat Yang Bakal Menjadi Suamiku..

Ketika Allah Memilihmu Untukku.. 

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..


Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..


Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..


Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..


Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..


Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..


Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..

Pepatah aku

"Nilai kebahagiaan itu lebih bermakna apabila ia lahir dari kekecewaan...
Dugaan hidup adalah kebahagiaan masa akan datang..
Hadapilah kekecewaan itu dengan ingatan kepadaNya..."

 

Bila aku menulis ungkapan ini, terus terlintas dalam hati aku tentang kisah seorang kawan aku..masalah lama tetapi andaiannya akan bahagia setelah pengajaran berlaku rupanya hanyalah sekadar mimpi malahan igauan ngeri yang muncul..aku sangat simpati mendengar kisahnya..andainya aku punya kuasa untuk membantunya akan aku gunakan..

aku ingin menjelaskan bukan semua insan yang bernama ADAM itu jahat..sebab aku sendiri mencintai insan yang bernama ADAM..tetapi yang aku kesalkan insan ini telah mencemari anugerah yang telah tuhan berikan kepadanya..anugerah sebagai seorang ADAM..aku tidak mengerti kenapa semudah itu ADAM menyakiti HAWAnya..tidakkah dia mengetahui bahawa HAWAnya banyak berkorban untuk membahagiakannya..memberikannya zuriat tanpa menghiraukan kemungkinan akan meragut nyawanya..puteri-puteri yang dibesarkan takut kepadanya bukan kerana rasa hormat tetapi takut disakiti..aku tidak memahami kenapa ADAM seperti ini perlu wujud didunia ini...seketika aku berfikir...mungkin hadirnya ADAM ini untuk menguji HAWAnya akan keimanan kepada Tuhannya..

Bertahun kesabaran dan ketabahan dititipkan ke dalam sanubarinya..sehinggakan aku rasa ia begitu utuh tetapi hati seorang HAWA seutuh mana pun ketabahan dan kesabarannya..pasti mengalir air matanya..sayu aku melihat air matanya mengalir saat ADAM itu mengungkapkan kata-kata dusta di dalam pengadilan dunia..aku tidak mampu untuk mencampuri urusannya lantas aku berdoa semoga dibulan yang mulia ini akan terungkai segala kata-kata dustanya...hati yang telah diracik tidak mungkin akan bercantum kembali..hanya pada Allah sahaja dia berserah..dan aku yakin dia pasti dapat keadilan seadilnya walaupun dalam jangka masa yang panjang..

Wahai ADAM yang telah menyakiti hati HAWAmu ingatlah janji Allah itu selalu benar..pendustaanmu walaupun diiakan oleh ibumu pasti akan terungkai dengan peredaran masa..lepaskanlah HAWAmu, jangan engkau sakiti hatinya seandainya engkau tidak mampu untuk membahagiakannya..biarlah HAWAmu bebas mencari kehidupannya sendiri..dan engkau bahagia bersama HAWA barumu..

 

Khamis, 1 Julai 2010

Sekadar Luahan..coretan aku

Kadang-kadang aku rasa aku ingin berlari sejauh-jauhnya...tetapi kaki aku tidak cukup tenaga untuk terus berlari...Kadang-kadang aku rasa aku ingin melontar semuanya sejauh-jauhnya...tetapi tangan aku tak cukup kuat untuk membalingnya...Kadang-kadang aku rasa aku ingin mengenggam sekuat-kuatnya...tetapi jemariku tidak cukup kuat untuk mengenggamnya..lantas aku pasrah..redha.. menerima ketentuan dariNya.

Ungkapan ni..kuar dari kotak fikiranku secara tidak langsung..aku kadang2 runsing ble teringat akan masa lampau..masa ketika aku tidak menjumpai lagi siapa diriku..tidak tahu lagi apa fikiranku..bila aku mengimbas masa lalu ku..lantas air mata aku setitik demi setitik jatuh membasahi pipi aku...aku terkenangkan peristiwa yang merobek jiwa aku..meruntun hati aku...

Ya..kehilangan insan yg disayangi menyebabkan aku hilang arah..hilang pertimbangan...hampir 9 tahun aku kehilangannya..tapi ingatan terhadapnya masih segar dalam memoriku...tak pernah sedikit pun aku basuh fikiranku dari mengingatinya...

Aku rasa lemah..aku rasa tak berdaya bila mengingatinya..ingin saja aku mengikut jejak langkahnya..ingin sahaja aku pergi bersamanya..bila masalah bertimpa-timpa..aku akan menangis...menangis semahu-mahunya..mengadu padanya..walaupun aku tau dia tiada lagi di sisi aku...tapi aku yakin...aku yakin yg dia pasti mengerti...mendengar setiap ratapanku..setiap tangisanku...

Bila aku terpandang wajah yg persis wajahnya..memori terhadapnya bermain-main di kotak fikiranku...sayu membaluti hatiku..tapi siapa yang tahu..ya tiada siapa..cuma Dia yang mengetahuinya...lantas al-fatihah ku layangkan untuk santapannya..tapi!..aku mengeluh..aku mengenangkan adakah fatihahku akan tiba disisinya..dengan diriku dibaluti dosa-dosa lampau..dosa-dosa yang bisa menguris hati nurani..dosa yang menjadikan aku kebingungan..ketakutan...air mata aku bergenang dilereng itu...

Ya Allah ampunilah dosanya..tempatkanla dia di tempat yg selayaknya dia berada..sesungguhnya aku sangat merinduinya ya Allah...
 

Its Me. Template by Ipietoon Cute Blog Design